Pengertian , Ciri-ciri , Dan Kehujahan Hadist Shahih, Hasan, Dhaif

Ini juga tugas -_-

OnEt

DISUSUN OLEH :

Kelompok 4

Arif Mukti                       ( 1209705020 )

Eka Nurlela                     ( 1209705038 )

Fajar Adnan Faridzi    ( 1209705047 )

Silva Wantini                  ( 1209705128 )

Syara Syahidah             ( 1209705132 )

BAB II

PEMBAHASAN

I. Hadits Shahih

I.1 Definisi Hadits Shahih

kata Shahih ((الصحيخ dalam bahasa diartikan orang sehat antonim dari kata as-saqim ( (السقيم=  orang yang sakit jadi yang dimaksud hadits shahih adalah hadits yang sehat dan benar tidak terdapat penyakit dan cacat.

هو ما اتصل سنده بنكل العدل الضابط ضبطا كاملا عن مثله وخلا ممن الشذوذ و العلة

hadis yang muttasil (bersambung) sanadnya, diriwayatkan oleh orang adil dan dhobith(kuat daya ingatan) sempurna dari sesamanya, selamat dari kejanggalan (syadz), dan cacat (‘ilat).

Imam Al-Suyuti mendifinisikan hadis shahih dengan “hadis yang bersambung sanadnya, dfiriwayatkan oleh perowi yang adil dan dhobit, tidak syadz dan tidak ber’ilat”.

Defisi hadis shahih secara konkrit baru muncul setelah Imam Syafi’i memberikan penjelasan tentang riwayat…

View original post 4,392 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s